HTTP Status Codes
Cari arti kode status HTTP dari registri IANA.
71 kode
Server sudah menerima header dan klien boleh lanjut mengirim body permintaan.
RFC 9110 §15.2.1
Server setuju berganti protokol sesuai header Upgrade, misalnya ke WebSocket.
RFC 9110 §15.2.2
Server WebDAV sudah menerima permintaan dan masih memprosesnya, jadi klien jangan timeout dulu.
RFC 2518 §10.1
Petunjuk awal, biasanya header Link, supaya browser bisa mulai memuat aset sebelum respons akhir siap.
RFC 8297
Permintaan berhasil. Isi respons tergantung metode yang dipakai.
RFC 9110 §15.3.1
Permintaan berhasil dan resource baru sudah dibuat. Lokasinya biasanya ada di header Location.
RFC 9110 §15.3.2
Permintaan diterima untuk diproses nanti. Hasil akhirnya belum tentu berhasil.
RFC 9110 §15.3.3
Berhasil, tapi isi respons sudah diubah oleh proxy perantara.
RFC 9110 §15.3.4
Berhasil dan memang tidak ada isi respons yang dikirim.
RFC 9110 §15.3.5
Berhasil. Klien diminta mengosongkan tampilan atau form yang dipakai untuk mengirim.
RFC 9110 §15.3.6
Server mengirim sebagian isi sesuai header Range, misalnya untuk unduhan yang dilanjutkan.
RFC 9110 §15.3.7
Respons WebDAV berisi beberapa status sekaligus untuk beberapa resource.
RFC 4918 §11.1
Anggota koleksi WebDAV ini sudah dilaporkan sebelumnya di respons yang sama, jadi tidak diulang.
RFC 5842 §7.1
Server mengirim hasil manipulasi instance, misalnya delta, sesuai permintaan klien.
RFC 3229 §10.4.1
Ada beberapa pilihan representasi resource. Klien atau pengguna perlu memilih.
RFC 9110 §15.4.1
Resource pindah permanen ke URL baru. Metode bisa berubah jadi GET di sebagian klien.
RFC 9110 §15.4.2
Resource sementara ada di URL lain. Metode bisa berubah jadi GET di sebagian klien.
RFC 9110 §15.4.3
Hasilnya bisa diambil di URL lain dengan GET, misalnya setelah form dikirim.
RFC 9110 §15.4.4
Resource tidak berubah sejak versi yang disimpan klien, jadi cache boleh dipakai.
RFC 9110 §15.4.5
Dulu meminta klien memakai proxy tertentu. Sudah usang karena alasan keamanan.
RFC 9110 §15.4.6
Pernah dipakai di draf lama dan sekarang dicadangkan, tidak boleh dipakai.
RFC 9110 §15.4.7
Resource sementara ada di URL lain. Metode dan body tidak boleh diubah.
RFC 9110 §15.4.8
Resource pindah permanen ke URL lain. Metode dan body tidak boleh diubah.
RFC 9110 §15.4.9
Server tidak bisa memproses permintaan karena bentuknya salah, misalnya sintaks rusak.
RFC 9110 §15.5.1
Perlu autentikasi atau kredensial yang dikirim tidak valid. Biasanya disertai header WWW-Authenticate.
RFC 9110 §15.5.2
Dicadangkan untuk pemakaian di masa depan. Beberapa layanan memakainya untuk tagihan.
RFC 9110 §15.5.3
Server paham permintaannya tapi menolak. Login ulang biasanya tidak mengubah hasil.
RFC 9110 §15.5.4
Resource tidak ditemukan, atau server tidak mau mengakui keberadaannya.
RFC 9110 §15.5.5
Metode HTTP ini tidak didukung untuk resource tersebut. Header Allow berisi metode yang boleh.
RFC 9110 §15.5.6
Server tidak punya representasi yang cocok dengan header Accept dari klien.
RFC 9110 §15.5.7
Klien harus login ke proxy dulu sebelum permintaan diteruskan.
RFC 9110 §15.5.8
Server menunggu permintaan terlalu lama dan menutup koneksi.
RFC 9110 §15.5.9
Permintaan bentrok dengan kondisi resource saat ini, misalnya konflik versi saat edit.
RFC 9110 §15.5.10
Resource sudah dihapus permanen dan tidak akan kembali.
RFC 9110 §15.5.11
Server butuh header Content-Length yang tidak dikirim klien.
RFC 9110 §15.5.12
Syarat di header kondisional, misalnya If-Match, tidak terpenuhi.
RFC 9110 §15.5.13
Isi permintaan lebih besar dari batas yang diterima server, misalnya upload terlalu besar.
RFC 9110 §15.5.14
URL permintaan terlalu panjang untuk diproses server.
RFC 9110 §15.5.15
Format isi permintaan (Content-Type atau Content-Encoding) tidak didukung.
RFC 9110 §15.5.16
Rentang di header Range berada di luar ukuran resource.
RFC 9110 §15.5.17
Server tidak bisa memenuhi header Expect dari klien.
RFC 9110 §15.5.18
Dikenal sebagai "I'm a teapot", kode lelucon dari RFC 2324. RFC 9110 mencadangkannya supaya tidak dipakai untuk hal lain.
RFC 9110 §15.5.19, RFC 2324
Permintaan dikirim ke server yang tidak bisa melayani host tersebut, sering terjadi karena koneksi HTTP/2 dipakai ulang.
RFC 9110 §15.5.20
Bentuk permintaan benar tapi isinya tidak bisa diproses, misalnya validasi data gagal.
RFC 9110 §15.5.21
Resource WebDAV sedang dikunci.
RFC 4918 §11.3
Permintaan WebDAV gagal karena permintaan lain yang menjadi syaratnya gagal.
RFC 4918 §11.4
Server tidak mau memproses permintaan yang mungkin diputar ulang, terkait TLS early data.
RFC 8470 §5.2
Klien harus berganti protokol dulu, sesuai header Upgrade dari server.
RFC 9110 §15.5.22
Server mewajibkan permintaan kondisional, misalnya If-Match, untuk mencegah update yang saling menimpa.
RFC 6585 §3
Klien mengirim terlalu banyak permintaan dalam waktu singkat. Header Retry-After bisa memberi tahu kapan boleh coba lagi.
RFC 6585 §4
Header permintaan terlalu besar, satu per satu atau totalnya, misalnya cookie menumpuk.
RFC 6585 §5
Resource tidak bisa ditampilkan karena alasan hukum, misalnya perintah pemblokiran.
RFC 7725 §3
Terjadi kesalahan di server yang tidak terduga.
RFC 9110 §15.6.1
Server tidak mendukung fungsi yang dibutuhkan untuk permintaan ini.
RFC 9110 §15.6.2
Gateway atau proxy menerima respons yang tidak valid dari server di belakangnya.
RFC 9110 §15.6.3
Server sedang tidak bisa melayani, misalnya kelebihan beban atau sedang perawatan.
RFC 9110 §15.6.4
Gateway atau proxy tidak mendapat respons tepat waktu dari server di belakangnya.
RFC 9110 §15.6.5
Versi HTTP yang dipakai klien tidak didukung server.
RFC 9110 §15.6.6
Konfigurasi negosiasi konten di server salah sehingga terjadi putaran referensi.
RFC 2295 §8.1
Server WebDAV kehabisan ruang untuk menyimpan hasil permintaan.
RFC 4918 §11.5
Server WebDAV menemukan putaran tanpa akhir saat memproses permintaan.
RFC 5842 §7.2
Permintaan butuh ekstensi HTTP tambahan yang tidak dikirim klien.
RFC 2774 §7
Klien harus login ke jaringan dulu, misalnya halaman login Wi-Fi publik.
RFC 6585 §6
Dipakai nginx di log saat klien menutup koneksi sebelum server selesai menjawab.
nginx
Cloudflare menerima respons kosong atau tidak dikenal dari server asal.
Cloudflare
Server asal menolak koneksi dari Cloudflare.
Cloudflare
Cloudflare tidak berhasil membuka koneksi TCP ke server asal tepat waktu.
Cloudflare
Cloudflare tidak bisa menjangkau server asal, misalnya karena DNS atau routing.
Cloudflare
Koneksi ke server asal berhasil, tapi respons HTTP tidak datang tepat waktu.
Cloudflare
Handshake TLS antara Cloudflare dan server asal gagal.
Cloudflare
Sertifikat TLS server asal tidak valid menurut Cloudflare.
Cloudflare